Sabtu, 08 Agustus 2020

Sebuah Batasan hidup

Sebuah batasan ada untuk menyadarkan kita akan suatu hal yang kita sendiri bingung kenapa tidak sejalan dengan rencana kita. Gampangnya, seperti kalian gagal dalam suatu hubungan atau bahkan gagal naik jabatan. Ada kalanya kita merenung dan tak menemukan jawaban. Di kondisi itulah kita mesti sadar akan batasan kita. Banyak yang kebingungan akan suatu masalah tanpa memikirkan batas-batas yang dimiliki dirinya sendiri atau lingkungan. Jika dipikirkan kembali tentang permasalahan yang terjadi, pernahkah kamu memikirkan batasanmu sendiri? atau yang biasa dibilang sadar diri.

Mungkin, sebagian dari kita masih memungkiri adanya batasan ini. Namun lingkungan juga punya batasan seperti ketika kalian sudah yakin akan karir kalian ada kalanya lingkungan kalian membatasi hal tersebut dan akhirnya kalian stuck dimana batasan--batasan tersebut menjadi halangan.

Yang ingin saya sampaikan adalah selagi masih hidup pahamilah diri sendiri dan temukan batasan kalian seperti saya tidak bisa kerja di sini, saya sepertinya tidak bisa mendapatkan cowok/cewek itu, sepertinya saya tidak cocok untuk menikah. Mungkin kalian berpikir ini adalah suatu tulisan yang negatif atau pesimistis tapi hanya itu yang terbersit dipikiran saya kali ini. Memang saya terlahir dari pikiran-pikiran pesimistis dan negatif sehingga menjadikan saya sekarang yang bisa dibilang sangat membosankan.

Dari beberapa yang pernah saya tulis mungkin saya akan mengaku di tulisan kali ini jika selama saya menulis di blog, saya memposisikan diri saya sebagai orang lain bukan diri sendiri. Baru ini saya berani untuk menunjukkan saya yang sebenarnya yang dipenuhi aura pesimis dan negatif.

terima kasih
Salaam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar