Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Juni 2025

ultah ke 31

Kado terakhir dari dia untuk ulang tahunku ke 31
Sebenarnya sedih karena kata2 terakhir cuma senang karena hadiah yang bener2 diinginkan 😢😢😢:'(
Tapi semoga bisa jadi bahagia untuk selamanya 
Terima kasih buanyakkkk

Selasa, 17 Juni 2025

5

Oh iyaa jangan kepo
Karena kepo itu ga enak
Mending ga tahu apa2
Jika memang mau kepo sebaiknya jangan
Karena kamu akan nyesel nanti dengan sendirinya hahaha

Urungkan niat kepo dan kembali urus masalah diri sendiri lebih enak

4

Memang paling enak kalo tidak tahu apa-apa hehehe
Kadang kita suka lupa kalo kita terlahir tidak tahu apa-apa

Hari ini belum ada yang perlu saya sambatkan
Paling lagi emosi saja sama orang-orang di sekitar karena tidak tahu tempat.

Mungkin ini juga jalan terbaik
Jalan emosi yang dipakai untuk melupakan masalah sendiri dan saya lemparkan dengan emosi ke orang lain hehehe.
Yaa begitulah hidup, kalo ga ada masalah ya ga asik

Minggu, 15 Juni 2025

3

Senang sekali impian semua keluarga bisa tercapai. Yang di awal tahun saya ingin mengumrohkan ibu, sekarang malah bapak dapat hadiah umroh. 2025 memang mengejutkan karena itu saya berpikir inilah titik balik kehidupan saya tapi saya ga berani jumawa juga, saya hanya bahagia karena apa yang diimpikan ibu saya dan saya juga inginkan bisa segera tercapai.
Saya langsung berpikir, "oh, seperti ini ya keinginan baik yang langsung disupport oleh takdir Tuhan. Apa yang kemarin itu saya salah dalam mengambil keputusan? Atau memang digagalkan dulu pernikahan saya sehingga ibu dan bapak bisa umroh?".
Saya ndak tahu apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi, yang jelas semoga awal yang baik ini bisa selamanya jadi baik.
Entah orang lama kembali atau orang baru yang akan menemani.
Saya tidak pernah tahu, bahkan kalian juga.

2

Ternyata dengan kita mengimprove diri hanya kesepian yang didapatkan atau mungkin saya aja manusia yang apes di dunia ini

1

Pada akhirnya tulisan saya tahun 2021 bulan juni tanggal 18 menjadi kenyataan tidak ada yang benar-benar mengerti tentang cinta

Rabu, 09 September 2020

Gak Tau

 Halo, ini mungkin akan jadi tulisan aneh dan membingungkan.

Tanggal 9 September 2020 tepatnya di Sore hari saat sedang naik motor untuk cari makan. Tiba-tiba terlintas dipikiran bahwa sesungguhnya manusia ini kelak akan berujung kepada kehampaan yang dimana ketika dunia suatu saat hancur kita akan kembali kepada keadaan tanpa kehidupan yaitu di ruang hampa udara. Mungkin ini terdengar sangat aneh bahkan jika dilihat dari sisi kepercayaan saya bisa dikata bid'ah atau murtad?

oke, yang kedua. Bagaimana jika kita benar-benar dilahirkan kembali tapi bukan pada hari kebangkitan melainkan hidup lagi di Dunia dengan segala siksa yang ada di Dunia. Bukankah hidup memang penuh derita? jadi mungkin saja konsep reward dan punishment itu sesungguhnya adalah jika kita mati akan dihidupkan kembali menjadi orang lain dengan kehidupan yang lain. Dimana kita mengulang dari awal kehidupan mulai bayi namun dengan sosok yang berbeda. Yang membuat itu surga dan neraka adalah kita terlahir sebagai siapa? apakah jadi si miskin, si kaya, si sehat, atau juga si sakit?. Dari situ bisa diasusmikan konsep surga dan neraka adalah kehidupan yang berulang di Bumi ini. Hidup tiap harinya saja penuh dengan siksaan tapi juga kadang ada momen yang indahnya, namun jika ditotal mungkin banyak nyiksanya tergantung kita terlahir dari siapa, kondisi apa, atau juga dari keluarga yang mana?. 


Oke cukup sampai sini maaf jika ini tulisan teraneh yang pernah saya buat mungkin akan saya hapus ketika saya mendapat pemikiran yang baru lagi. Jujur akhir-akhir ini saya sering berpikir tentang konsep punishment dan reward seperti surga dan neraka. Ada juga saya berpikiran jika akhirat itu tidak ada apa kita akan hidup berulang dengan cara berganti identitas yang lain. Pemikiran ini timbul sebenernya dari saya kecil karena saya merasa kenapa tiap bangun hanya sudut pandang saya saja yang ditampilkan? kenapa saya tidak bisa melihat dengan mata orang lain? layaknya di game? saya bangun bernafas dengan tubuh yang sama setiap hari? apa jika mati kelak saya akan ditubuh yang sama? lalu apa guna hidup ini ada? apakah ini semua hanya halusinasi saja? ketika saya berpikir itu jantung saya berdegup kencang dan otak saya sakit rasanya. Mata saya Otomatis terbelalak jika memikirkan hal tersebut dan akhirnya sepanjang malam terjaga hanya karena memikirkan hal tersebut. Andai ada jawaban soal ini saya mungkin akan dapat ketenangan. 

thanks.

Minggu, 30 Agustus 2020

Update Agustus

 Maaf karena sudah lama gak menulis di sini. Saya sekarang sudah tercerahkan karena akhir-akhir ini mengikuti video-video seminar dari dr. Ryu Hasan. Banyak yang saya dapat dan renungkan sehingga membuat keimanan saya goyah tapi saya bersyukur hehehe. Salah satu yang saya baru tahu adalah soal Bahagia sejatinya dari orang lain bukan dari diri sendiri. Jika ada yang bilang Bahagia itu dari diri sendiri, itu bukan bahagia melainkan Inner Peace. Apa itu Inner Peace ? cari saja sendiri hehehe.


Lalu saya juga baru tahu ada yang namanya Nabidh dan Nabidh itu sering dikonsumsi oleh beberapa tokoh yang terkenal di masa lalu sampai sekarang.


Ada juga yang saya dapat yaitu bahwa semua manusia pada awal minggu di kandungan adalah berkelamin perempuan, dan menjadi laki-laki adalah suatu kesalahan yang dihasilkan oleh gen? atau kromosom atau juga hormon, entahlah saya lupa yang jelas saya ketahui sekarang adalah pada awalnya semua manusia itu berkelamin perempuan jadi jika ada laki-laki yang ke-cewek²an sesungguhnya ia kembali ke fitrahnya hehehe jadi jangan kaget kalau ada bapak-bapak yang kemayu atau cewek yang ke cowok²an itu ada.


ya segitu aja cukup, next time saya cerita lagi bye.

Sabtu, 08 Agustus 2020

Sebuah Batasan hidup

Sebuah batasan ada untuk menyadarkan kita akan suatu hal yang kita sendiri bingung kenapa tidak sejalan dengan rencana kita. Gampangnya, seperti kalian gagal dalam suatu hubungan atau bahkan gagal naik jabatan. Ada kalanya kita merenung dan tak menemukan jawaban. Di kondisi itulah kita mesti sadar akan batasan kita. Banyak yang kebingungan akan suatu masalah tanpa memikirkan batas-batas yang dimiliki dirinya sendiri atau lingkungan. Jika dipikirkan kembali tentang permasalahan yang terjadi, pernahkah kamu memikirkan batasanmu sendiri? atau yang biasa dibilang sadar diri.

Mungkin, sebagian dari kita masih memungkiri adanya batasan ini. Namun lingkungan juga punya batasan seperti ketika kalian sudah yakin akan karir kalian ada kalanya lingkungan kalian membatasi hal tersebut dan akhirnya kalian stuck dimana batasan--batasan tersebut menjadi halangan.

Yang ingin saya sampaikan adalah selagi masih hidup pahamilah diri sendiri dan temukan batasan kalian seperti saya tidak bisa kerja di sini, saya sepertinya tidak bisa mendapatkan cowok/cewek itu, sepertinya saya tidak cocok untuk menikah. Mungkin kalian berpikir ini adalah suatu tulisan yang negatif atau pesimistis tapi hanya itu yang terbersit dipikiran saya kali ini. Memang saya terlahir dari pikiran-pikiran pesimistis dan negatif sehingga menjadikan saya sekarang yang bisa dibilang sangat membosankan.

Dari beberapa yang pernah saya tulis mungkin saya akan mengaku di tulisan kali ini jika selama saya menulis di blog, saya memposisikan diri saya sebagai orang lain bukan diri sendiri. Baru ini saya berani untuk menunjukkan saya yang sebenarnya yang dipenuhi aura pesimis dan negatif.

terima kasih
Salaam

Sabtu, 01 Agustus 2020

Kekhawatiran

Memang manusia setua apapun alaj menjadi anak-anak remaja yang resah akan masa depan mereka. Terlebih lagi, jika yang mereka hadapi hari ini berbeda dengan apa yang dulu pernah mereka bayangkan. Membayangkan jika sudah besar dan cukup umur akan memiliki kerjaan yang bagus dan diumur ke 25 akan segera menikah dan punya anak. Tapi justru yang ada saat ini malah kita tak tahu apa yang sedang terjadi dan akan terjadi kelak. Mungkin beberapa orang tidak mengalami apa yang saya tulis ini, tapi setiap orang pasti akan menghadapi kekhawatiran akan masa yang akan datang.
Kekhawatiran ini merupakan salah satu dari mental health issues yang jarang tersorot karena kebanyakan hanya berfokus pada QLC saja. Padahal di usia berapapun manusia akan tetap merasa khawatir akan hidupnya apalagi kehidupan di masa depannya.

Kekhawatiran seperti itu wajar bila tidak berlebihan, yang menjadi masalah adalah ketika rasa khawatir tersebut membuat hari-hari yang dijalani terasa berat, seakan hari ini hanya hari-hari kemarin yang terbuang begitu saja. Rasa khawatir ini muncul dari diri sendiri akibatnya banyak ada yang membandingkan dengan hidup orang lain ataupun kehidupan yang tak sesuai ekspektasi.
Apa yang perlu dilakukan?
bercerita ke pakarnya jika memang akut atau perlu rehabilitasi, obat-obatan dan semacamnya akan dapat dibantu dengan lebih meyakinkan. Tujuannya hanya untuk membuat perasaan tidak nyaman dalam diri menjadi lebih nyaman. Bila perlu untuk dijadwalkan bimbingan setiap berapa minggu mingg mencegah rasa khawatir yang berlebihan.
Selain itu mungkin dukungan orang sekitar sangat perlu untuk memotivasi diri yang dikuasai rasa khawatir. Apalagi support dari orang-orang terdekat seperti keluarga inti (orang tua, kakak, adik). Justru dari keluarga inilah jika tak ada support yang ada malah tuntutan terus menerus rasa khawatir akan menjadi sangat kuat (ini di luar faktor dari dalam diri sendiri).
Oleh karena itu jika kalian melihat keluarga kalian atau bahkan teman dekat kalian merasa kekhawatiran ini tolong untuk dibantu. Cukup dengan mendengarkan tanpa perlu menceramahi atau menggurui dan apabila kalian tidak sanggup saran saya temani dia ke pakarnya seperti psikolog atau juga psikiater.

Saya sendiri juga merasa khawatir kadang-kadang tapu dengan mengalihkan tujuan dan mencari kegiatan yang disukai rasa khawatir tersebut tidak menjadi momok yang menakutkan.

itu saja seperti nya

Sabtu, 18 Juli 2020

Hidup Tidak Selalu Tentang Cinta dan Kasih Sayang

Kehidupan soal cinta dan kasih sayang adalah hal yang tak bisa lepas dari pikiran manusia, khususnya manusia-manusia yang baru menginjak usia remaja dan manusia yang akan segera dewasa. Banyak manusia yang mempunyai impian atau imajinasi akan cinta yang tulus, indah, sederhana yang bisa membangkitkan gairah hidup dan membantu melewati hari-hari yang berat. Namun, imajinasi tidak sejalan dengan kenyataan yang ada. Di masa sekarang saya menyadari bahwa manusia juga bisa membuat suatu hubungan tanpa adanya rasa cinta dan kasih sayang tapi dengan dasar kebutuhan baik materi atau karena keterpaksaan oleh lingkungan. Saya menyadari bahwa cinta memang salah satu alat manusia untuk tetap bertahan hidup. Di hari ini, yang saya lihat adalah manusia kembali ke masa nenek moyangnya dulu yaitu hidup untuk bisa bertahan setiap harinya. Terkadang mereka melakukan hal-hal yang membuat hidup mereka aman, seperti memiliki hubungan dengan orang lain yang lebih mapan secara finansial atau memiliki hubungan dengan orang pilihan keluarganya. Itu adalah hal yang wajar untuk dilakukan oleh setiap manusia yang memiliki tujuan serta keinginan untuk hidup lebih lama dari yang lain (Jauh dari kemiskinan atau memenuhi kehausan nafsu akan barang-barang atau aset yang diimpikan semasa muda dulu). 

"Bertahan hidup di era sekarang akan lebih sulit daripada di era-era sebelumnya karena kita mempunyai masalah yang lebih kompleks dari pada manusia-manusia terdahulu yang hanya bingung memikirkan perut yang perlu makan"    

Hal tersebut bisa dilakukan setiap manusia yang menitik beratkan hidup untuk bertahan, bahkan mendirikan suatu keluargapun bisa dilakukan tanpa adanya rasa cinta dan kasih sayang. Yang dibutuhkan hanyalah uang untuk memnuhi kebutuhan sehari-hari, berbeda dengan nenek moyangnya dulu yang bertahan hidup dengan cara berburu dan meramu. Tapi yang masih sama adalah yang kuat yang bertahan seperti contohnya yang kuat secara finansial dan bisa mengatur keuangnnya akan bertahan bahkan sampai beranak pinak dengan anak-anak yang memiliki masa depan yang baik. Atas dasar tersebut kehidupan manusia di masa sekarang menjadikan kebutuhan untuk berpasangan adalah sebuah keterpaksaan yang dituntut oleh lingkungan

Tidak akan menjadi suatu masalah jika memang hubungan tersebut adalah hubungan yang diimpikan orang tersebut. Tapi hati kecil tiap manusia tidak bisa kita dengar, pasti ada satu alasan yang tidak akan diungkapkan oleh manusia tersebut karena akan membuat dirinya terlihat berkhianat pada dirinya sendiri, misal : dia menjalin hubungan karena terpaksa dan tidak ingin menyakiti pilihan keluarga atau dia hanya ingin hidupnya berjalan seperti yang sudah diimpikannya untuk mengenyam pendidikan S1, S2, S3 ,dsb. Kembali lagi bertemu dengan ego masing-masing mengedepankan apa yang diimpikan sejak kecil. Apakah hal tersebut benar adanya? saya juga tidak tahu. Saya hanya ingin menyampaikan jika kalian ingin suatu hubungan atas dasar apapun jangan lupakan kalian dan juga pasangan kalian adalah manusia, Sekecil atau sebesar apapun ego kalian jangan pernah menyakiti manusia yang lain baik itu pasangan, anak, keluarga. Sebab apa yang kita anggap benar belum tentu dianggap benar oleh yang lain dan karena di suatu masa kita tidak bisa memprediksi entah pasangan kita yang sekarang miskin tapi di masa depan akan kaya atau sebaliknya. 

jujurlah dengan perasaan kalian karena mereka juga berhak mengetahui apa yang kamu rasakan dan pikirkan.

Kalian harus sadar jika kalian tidak mencintai pasangan atau anak kalian tapi kalian ada di posisi kalian sekarang karena suatu niat yang lain entah itu karena materi atau karena kondisi. Jangan memungkiri hal tersebut, karena hal tersebut juga tidak salah jika dilakukan. Tapi yang perlu kalian pikirkan adalah mereka juga berhak mendapatkan kasih sayang dari kalian meskipun awalnya kalian hanya membutuhkan meraka karena suatu keadaan atau kebutuhan. Kalian percaya cinta bisa timbul karena kebiasaan kan? nah itu mungkin bisa jadi kunci kalian belajar mencintai.

Memang membingunkan sih, apalagi dengan tulisan saya yang berantakan. Yang ingin saya sampaikan adalah sudah banyak orang yang melupakan pentingnya ada rasa cinta untuk membangun suatu hubungan dan rasa cinta adalah pemikiran kuno yang sudah ditinggalkan oleh orang-orang jaman sekarang. Jadi di masa sekarang sangat wajar melihat orang bahagia dengan bergelimang harta daripada bergelimang rasa cinta. Saya juga bukan pakar di bidang ini, saya cuma pemerhati isu isu sosial saja. Tulisan saya hanya untuk membagikan apa yang sedang saya rasakan & pikirkan saja bukan berarti saya alami. Masih banyak yang perlu dikaji dan diperhatikan lebih lagi seperti : cinta datang karena terbiasa atau kebiasaan yang membuat cinta datang atau juga karena saling membutuhkan jadi cinta itu ada. Di sini saya hanya membahas soal pergeseran makna cinta bagi sebagian orang yang saya lihat.

Salaam.

Rabu, 15 Juli 2020

Pikiranku berbicara sendiri dengan bahasa yang tak ku mengerti

Pikiranku berbicara sendiri
dengan dengan bahasa yang tak ku mengerti

Seperti bahasa tikus mungkin
atau yang berdecit seperti suara hewan pengerat

Tapi sepertinya itu hanya angin yang masuk ke rongga helm saat berkendara

Hari ini Semarang memang sedang berangin, dan sepertinya memang lagi ganti musim yang biasa disebut musim pancaroba

Jadi semoga saya dan kalian sehat-sehat saja. Mungkin ini akan memalukan di masa depan, tapi lebih baik ditulis bukan? drpd di buku tulis paling dekat dengan saya sekarang ya handphone. Jadi mohon dimaklumi jika saya tergolong alay atau laki-laki yang sedikit aneh karena menulis blog tapi isinya curhatan seperti nulis di sebuah diary saja.


Selasa, 14 Juli 2020

Hari Selasa menuju rabu 14 juli 2020

Hari ini kosan ku berisik sekali.
biasanya berisik, tapi hari ini lebih dari berisik dan sepertinya banyak yang membawa teman-temannya untuk menginap.
Sekian. ƪ(˘⌣˘)ʃ

Sabtu, 27 Agustus 2016

Kicauan Tengah Malam : Kegelisahan

Halo teman-teman.
Akhir-akhir ini saya jadi lebih sering memposting sesuatu, tapi kali ini postingan saya tidak lebih dari sekedar omongan ga jelas. Apa yang bisa diomongkan malam ini? mungkin saya juga tidak tahu, tapi mari mencoba menemukan topik

Apa yang harus saya bicarakan? apakah tentang sosial? kesehatan? atau hal-hal yang berbau negara?.
Saya rasa, saya kurang mengerti akan hal tersebut. Saya lebih memfokuskan kepada apa yang sebenarnya saya coba utarakan kepada teman-teman sekalian. Seberapa pentingkah pembahasan saya dan selucu atau seatraktif apa tulisan yang dapat teman-teman anggap itu adalah saya. Mungkin dikarenakan blog ini masih baru jadi saya (penulis) belum banyak dapat kritikan dan saya juga masih baru membuat tulisan. Namun saya sudah bertanya keteman terdekat tentang penulisan saya, ada yang mengucapkan bahwa masih kaku, tulisan ini tidak mencerminkan saya, dan ada yang menyanjung bagus.

Saya akan memberi sedikit jawaban atas tanggapan-tanggapan itu. Sebelumnya saya berterima kasih atas respon yang diberikan, namun sejauh ini saya masih menikmati gaya penulisan seperti ini. Semoga kedepannya tulisan saya dapat membaik dan menjadi cerminan akan saya sebagai saya sendiri ditulisan, bukan karena ingin terlihat bagus atau keren, tapi memang saya sedang melakukan kenyamanan akan menulis.  

Bonus quote yaaa.

Tulislah walau tidak jelas, karena yang penting adalah menulisnya, konten belakangan saja (quote)


*Bonus curhatan lagiiii;

"Berpikir lebih dalam akan suatu masalah hanya akan memuncul kan 2 jawaban, bertambah kalutnya masalah itu dan makin stressnya si pemikir. Untuk urusan berpikir ini, mungkin dibutuhkan seseorang yang pandai berpikir. Namun tidak menutup kemungkinan orang biasa mampu berpikir lebih efisien daripada orang yang biasa berpikir." -Dikky Yuniansyah


Sekian

Jumat, 26 Agustus 2016

Tentang Apa Saja Yang Membuat Dunia Ini Nyata

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, saking cepatnya sampai-sampai kalian tak sadar telah melalui banyak kejadian; dari kejadian yang menyenangkan, sedih, konyol, gelisah, semua telah kalian rasakan. Tapi apakah kalian merasakan sampai kapan ini akan berlangsung.

Kegelisahan akan masa depan kalian? mau jadi apa? tetap seperti sekarang, yang masih merepotkan sana-sini? Tentu jawaban kalian TIDAK; tapi sampai sekrang kalian belum menemukan cara agar keluar dari pertanyaan paradoks ini?

Semua yang telah dilalui terasa cepat, bahkan saking cepatnya membuat seakan kejadian itu belum pernah terjadi. Pernah suatu ketika aku merasakan hal-hal yang membuat gelisah ku semakin menjadi-jadi. Seperti : kenapa di dunia ini hanya dari sudut pandang kita? kita bangun sampai tidur hanya kehidupan kita? kenapa kita tidak bisa mengetahui kehidupan orang lain, seperti di film-film atau game-game yang biasa dilihat atau dimainkan?.

Itu adalah kegelisahan pertamaku di umur sekitar 5 tahunan, ketika membayangkan hanya aku yang jadi sudut pandang kehidupanku. Katakanlah aku aneh, tapi sampai sekarang misteri itu belum kutemukan jawabannya. Keanehan-keanehan ini sering terjadi sampai sekarang, dan pertanyaan-pertanyaan yang aneh dalam benakkupun makin bertambah.

Apakah kalian pernah berpikir tentang dunia yang akan kiamat esok atau entah suatu hari, beruntunglah kalian yang tidak memikirkannya. Ketika aku memikirkan itu, rasanya ada yang sesak di dadaku, membuat semua tindakan yang ku ambil terasa sia-sia. Apakah perjuanganku hidup di Dunia ini semta-mata hanya menunggu kehancuran dunia? atau untuk alasan lain.

Tidak tahu dan tidak mau tahu, pasti ada kalanya aku bersikap seperti ini. Entah di dasari dari rasa bersalah, atau gundah gulana yang menyebabkan pemikiran-pemikiran aneh ( yang bisa dikatakan sesat) sering bermunculan di Otakku

Kegelisahan kadang mengantarkanmu pada jurang kehampaan hati, tapi dibalik semua itu kegelisahan juga bisa membawa kesiapanmu untuk menghadapi hari-hari yang semakin kacau ini. Jangan berhenti memikirkan hari esok. Buat dirimu nyaman dengan pemikiranmu. Terima saja semua pertanyaan-pertanyaan atau pernyataan-pernyataan aneh di dalam benakmu. Mungkin itu semua akan membuat kepribadianmu berbeda dari teman-teman disekitarmu.

Malam ini aku sangat gelisah, entah untuk hidupku, masa depanku, atau hal-hal yang belum terjadi dimasa depan. Aku tak ingin merasakan ini, namun setiap kali berpikir, ujung-ujungnya selalu kesitu. Anggaplah ini sebagai curhatanku dikala sedang berpikir keras atau juga pesimis akan kehidupan. Aku memang pecundang dalam hidup ini, yang bisanya hanya menulis di blog yang tak jelas isinya.

Tak perlu berpikir lagi semoga esok hari akan jadi semakin..(isi sendiri).. dan semoga aku bisa lebih berani untung menantang kehidupan.
Doakan aku, perhatikan aku, pedulikan aku, Terima Kasih :)

Selasa, 26 Juli 2016

Berat Badan, Menurunkan Berat Badan, Ceria Kembali

Kisah Si Gendut yang Merindukan Badan Kurusnya.

Mungkin judul itu seperti dongeng ya hehehe. Tapi saat ini, itu yang aku rasakan. Meskipun bertubuh gendut itu biasa saja, namun ada saja sesuatu yang ditimbulkan efek tubuh membesar ini.

Contohnya, saat memilih celana dan kebanyakan celananya ukuran kecil, dan menurutku yang paling parah adalah saat berfoto dan dibawah dagumu ada bagian tubuh yang menonjol seperti lemak yang entah dari mana terlihat ganjil, itu yang aku alami. Aku tak menyinggung siapa-siapa *maaf*.

Setelah membaca tulisan diatas mungkin teman-teman banyak yang ngomong, salah sendiri kenapa gendut, makanya diet!. Yah saya akui jadi besar itu menyenangkan, apalagi saat makan banyak tanpa harus berpikir berapa kalori yang sudah dimakan.

Memang jadi gendut tidak ada bedanya dengan orang-orang normal, tetap bernafas, makan, bersenda gurau. Untuk faktor kesehatan jadi gendut juga lumayan rawan lo dibanding dengan yang berat badan ideal,contohnya seperti: kolesterol, darah tinggi, diabetes, dan penyakit-penyakit kekinian. 

Maka dari itu dari hari kehari keinginan ini semakin memuncak, untuk menurunkan berat badan. Mungkin ada saatnya si gendut akan rindu saat masih kurus (dulu) . Aku dulu kurus, karena itu aku akhir-akhir ini berpikir mungkin jadi kurus akan indah seperti dulu dan alasan lain karena, setelah membandingkan foto lama dan sekarang, aku jadi semakin ingin kurus *hiks.

Sudahi saja kali ini ya? jika keterusan hanya akan jadi keinginan semata dan selebihnya ke bawah akan menulis tentang tulisan -tulisan negatif,curhatan pesimis,dll.

Mungkin akan lebih baik jika ganti topik ke cara menurunkan berat. Aha!

Dari yang telah aku tanyakan kepada teman-temanku, berikut adalah saran-saran dari mereka:

Ini dari teman kuliahku, ada metode yang mungkin ekstrem dan sempat aneh buatku. Temanku ini, makan cuma sehari sekali dan setelahnya hanya minum air putih, menurutku sih ekstrem karena baru tahu ada diet seperti itu haaaaaaah *menghela nafas.

Nah mungkin ada yang tertarik ingin mencoba. Temanku itu turun 15kg dalam waktu 3 bulan wow hebaaat makan hanya 90an kali dalam 3 bulan.

Jika cara itu tak berhasil, ada baiknya ditambah lari-lari atau yang biasa disebut jogging. Tapi ini jogging yang tak biasa,ini juga saran dari teman yang dulu seorang atlet taekwondo. Teman-teman harus jogging di siang hari antara jam 13.00 - 15.00. Jika niat untuk lari jangan lupa tabir suryanya yaa hehe... dan jangan lupa pake jaket topi biar tidak item.

Ada juga nih saran dari seorang teman, dia anak Ahli Gizi cuy. Ini mungkin jawaban untuk metode-metode di atas hehehe.

"Malah engga baik makan sehari cuma sekali, makan kayak biasa aja sehari 3 kali. Tapi porsi karbohidratnya dikurangi, dan makanan yang banyak lemaknya kurangi juga. Banyakin sayur, buah ,dan air putih"

"Dianjurkan juga melakukan aktivitas fisik (olahraga). Untuk jamnya terserah sih, tergantung kita biasanya olahraga pas jam berapa, tapi menurutku yang pas itu pagi."

Naaaaaaah itu tadi kisahku dan saran-sarannya, mungkin dari saya itu saja. Mungkin kalau teman-teman punya cara yang lain (untuk menurunkan berat badan tentunya) bisa di komen dibawah. Agar nanti bisa saya tambahkan ke post ini. 
Terima kasih atas waktu teman-teman dan sampai jumpa..have a nice day.


*Jika ada yang tersinggung penulis minta maaf sebesar-besarnya, sedalam- dalamnya.

Kamis, 21 Juli 2016

Tulisan di Pagi Hari : Katanya Sih Kata-Kata Bijak

Haloooooooo semuaaaaaaaaa~
Post ini saya mencoba untuk tidak menggunakan kata yang baku dan mencoba memakai bahasa yang sedikit kalem hehehe... contohnya aku suka kamu... nggak ah cuma bercanda hehe
Saya akan memakai kata "aku" ,untuk membuat saya tidak kaku , seperti robot istrinya plankton (Spongebob).

Aku telah mencoba berbagai cara untuk membuatmu mudah dan senang membaca tulisanku ini wahai sahabat, oke mulai... 

Meniru orang-orang keren seperti Hideyoshi Toyotomi, Mahatma Gandhi atau juga yang paling terkenal di Indonesia Mario Teguh, juga akan membuatmu terlihat keren (tak terkecuali penulis juga hehe) yaitu dengan meniru kata-kata bijak milik mereka.

Dijaman sekarang gampang dijumpai kata - kata bijak yang tidak kamu ketahui dari siapa asal muasal kata-kata tersebut. Dari pemikiran sesaat-kah? atau dari lamunan seseorang? atau dari kisah hidup mereka? atau bahkan dari hasil comot kata-kata orang lain wah wah wah kalau untuk alasan yang terakhir ini yang membuat ku jadi kepikiran hmm... tidak adil.

Orang-orang bebas menuliskan pemikiran-pemikiran mereka, mulai dari pemikiran yang realistis penuh imajinasi atau yang lain, bahkan tak sedikit kata-kata kegelisahan, kata-kata keinginan, harapan, dilantunkan mereka sebagai kata bijak khas mereka. Kembali ke dasar lagi, untuk kata bijak sendiri aku melihat di KBBI artinya selalu menggunakan akal budi, pandai, mahir,
tapi dalam artian minangkabau bijak adalah pandai bercakap-cakap. http://kbbi.web.id/bijak

Tapi aku sendiri lebih congdong ke artian pertama karena apa, yaaa karena risih saja melihat kebanyakan orang lebih senang memotivasi diri dengan kata-kata sedih daripada kebijaksanaan. Hmm mungkin itu masalah selera ya, hehehe...

Kembali ke topik...

Dari kebanyakan kata-kata yang konon bijak dari oknum-oknum yang memberikan nasihat atau kata-kata tersebut banyak hasil jiplak, terinspirasi boleh asal harus 80% berbeda. Kalau tidak 80% berbeda bisa dikatakan itu jiplak bukan terinspirasi woooooo. Boleh meniru asal kasih keterangan, berasal dari mana quote yang teman-teman ambil. Agar yang mendengar atau membaca bisa makin pasti dalam mencerna kata-kata tersebut.

Dan hasilnya mereka jadi terkenal gara-gara tulisan-tulisan mereka, hebat bukan? wow, hebat sekali haha. 

Untuk masalah ini aku bukan iri cuma ingin mengingatkan teman-teman sekalian agar tidak asal ngomong saja, tapi juga dipikir hehehe. Apakah kata-katanya sudah benar atau menyimpang.

Sebelumnya apakah teman-teman tahu yang aku maksud dengan "mereka"?
Ini akan aku kasih linknya kepada teman-temanku yang kucintai, muuuaaah :*
http://kbbi.web.id/mereka. Keren bukan ?

Menurutku (lagi), jika memang mereka ingin memberikan kata-kata bijak seharusnya, mereka atau teman-teman sekalian harus mempertimbangan kata-kata yang akan ditulis, adakah seseorang yang terluka oleh tulisan bijaknya, adakah yang tersinggung oleh tulisannya, adakah yang terinspirasi oleh kata-katanya dan sukses sampai tujuh turunan kelak? nah kita tunggu saja kisahnya hehehe...

Jika banyak yang terinspirasi oleh kata-kata itu, berarti kalian (wahai teman-temanku) adalah pemotivasi/pemberi nasihat yang baik. Teruskanlah jalan kalian sebagai PEMOTIVASI. Dengan kata-kata bijak kalian akan merubah dunia dan menjadikan Indonesia sebagai gudangnya pemotivasi, MERDEKA!!!

Dan yang terakhir, pesan saya. Jangan sekali-sekali membohongi orang yang kalian nasihati (dengan kata-kata bijak). Karena kebohongan itu akan membuat kamu menjadi pribadi yang tidak baik (Pembohong). Memang tidak semua orang seperti yang aku omongin, tapi tidak menutup kemungkinan teman-teman kita diluar sana juga mengada-adakan soal nasihat-nasihat mereka. 

Selamat menjadi bijak dengan cara teman-teman masing-masing, yang penting tidak merugikan orang lain.

*post ini mengandung unsur sindiran, ancaman dan ketidak pentingan,
  maaf jika tersinggung dan penulisan saya akan saya perbaiki setiap harinya, terima kasih