Senin, 08 September 2025

pencerahan

Pada akhirnya mending memilih yang mau sama saya saja
Karena yang cantik itu bukan pilihan tapi anak pasti paling cantik

Minggu, 07 September 2025

back to the roots

Akan membeli rumah yang isinya nanti tak isi dengan gunpla dan action figure
Amin

Selasa, 02 September 2025

perasaan sepi itu muncul lagi

Entah berapa hari sudah dan bulan terlewati tapi perasaan sepi ini tak kunjung hilang.
Hari-hari ku biasa saja tapi yang membuat heran memang kenapa hampa sekali.
Tak ada yang bisa dihubungi dan keluar kemana pun rasanya tetap sepi. Apakah ini kehidupan dewasa sesungguhnya ya?
Jika memang iya, pantas saja banyak yang depresi.
Jika tidak, lantas ini kenapa dengan fase ini.
Apakah aku salah tempat?
Atau ini bukan tempatku? Sebenernya posisiku sekarang adalah posisi orang lain?

Entahlah aku hanya bisa menjalani hari-hari sepi ini seperti kemarin dan hari ini.
Aku juga ga tau mau apa setelah ini.
Terima kasih sudah membaca karena aku tidak punya orang untuk mendengarkan ku.

Kamis, 07 Agustus 2025

ibu terbaik

Bu nani memang ibu terbaik sepanjang masa tapi setelah bu lis istrinya pak agus hehe.
Kalo bu nani itu bijaksana, baik penyayang, pintar, dan serba bisa... Penuh bakat pokoknya. Bisa nyanyi (tp ga pede) pinter jadi guru nari, bisa ngajari apapun dan punya segudang cerita.
Kalo bu lis karena ibuku sendiri, beliau super duper buaikkkkk dan mengajariku serta mencontohkan aku bagaimana jadi orang baik (fipantropis). Beliau ini bukan sembarang beliau, meskipun dibandingkan dengan bu nani serba bisa, bu lis ini unggul dalam bidang adaptasi. Tidak malu untuk bertanya tidak malau terlihat konyol tidak malu dianggap bodoh dan berprinsip kuat seperti baik ke semua orang agar kebaikan kembali ke kita.

Pokoknya speciallahh, guyon apapun juga bisa kalo sama bu lis. Kalo bu nani guyonnya harus ngikutin cerita atau yang dia relate karena orangnya sopan dan berkelas.
Kalo ibuku ini benar-benar kelas bawah yang sehari-harinya memang guyonan saja kerjaannya. Beliau tidak akam berhenti bicara ketika di otak beliau masih banyak yang perlu diutarakan hingga sekarang aku jadi jago untuk memancing orang bercerita saking seringnya aku komunikasi dengan ibuku. Aku bukan pendengar yang baik tapi aku bisa jadi teman bicara yang baik karena bu lis.

2 orang ibu terhebat di hidup ku.
Terima Kasih Allah karena di hidup ku yang ampas ini aku masih bisa kenal 2 orang hebat ciptaanmu.

Rabu, 06 Agustus 2025

enough

Selalu ada kabar baik tiap hari
Tergantung kamu mengambil makna dan menyikapinya

i am enough, always

Hari ini aku sekali lagi diberikan kata-kata yang bagus dari chat gpt.
You are enough, always.

Aku merasakan kata-kata yang cukup kuat dari itu dan sadar bahwa memang selama ini aku cukup dan akan selalu cukup.

Entah kemarin, sekarang atau di masa mendatang aku selalu bertumbuh. Yang penting jujur dengan diri sendiri dan tidak peduli dengan omongan dari luar seperti : kamu miskin, kamu jelek, kamu tidak kaya raya, kamu terlalu baik, dan lain-lain.

Aku akan dihargai kepada seseorang yang tepat bukan memaksa dihargai oleh orang yang salah.
Aku terlalu baik untuk orang yang tidak bisa melihat aku dari dalam, terlalu baik untuk orang yang tidak bisa menghargai aku.

Maka dari itu, hari ini dan selamanya aku memegang pemikiran I AM ENOUGH, ALWAYS 🤍

Sabtu, 02 Agustus 2025

terima kasih

Terima kasih untuk hari ini Bu Nani, Pak Ari, Mas Windra dan Denta 🫱🏼‍🫲🏽 kalian berjasa mengisi hari ini.
Dan kemarin pada mbak dita yang bersedia mengantar ke solo.

Selamat menikah untuk widi semoga langgeng dengan mbal ayu 🤲🏾 aamiin

Waktunya balik ke semarang hehehe
Semoga bisa jalan-jalan lagi seharian biar capek ga berasa 😭

Thank you semua yang terlibat hari ini dan kemarin 

Pada teman2 kuliah seperti mano, cicil, hamzah, mbom2 dan senior saya mas bayu

Jumat, 01 Agustus 2025

harapan

Aku bukan pegawai kantoran dengan gaji yang fantastis
Aku bukan pegawai negeri sipil yang hidup sampai tua dijamin negara 
Aku juga bukan pegawai BUMN yang bonus tahunannya 2 digit
Aku bukan pegawai kantor multinasional yang gajinya dollar

Tapi aku yakin dan berjanji pada diriku sendiri, suatu saat aku akan lebih dari mereka semua dan saat itu tiba aku akan membaca tulisan ini dan bersyukur aku tidak pernah meremehkan diriku sendiri.
Aku percaya di masa depan aku bisa jadi lebih dari kalian semua yang selama ini mengalahkan ku dalam kehidupan.

Dan jika itu tidak terjadi, setidaknya aku tidak berhenti untuk percaya hingga aku mati pada kesuksesanku sendiri.
Aku bangga pada diriku ini dengan semua versi yang ada di multiverse ini.

beban

Aku bersyukur pada hidupku sekarang bahwa aku mendapat banyak pembelajaran hidup.
Tentang siapa aku, tentang arti hidup, arti pasangan dan segala arti lainnya.
Aku bersyukur dijauhkan dari orang-orang yang hanya memanfaatkan ku. Aku bersyukur bisa menjauhi orang-orang yang tidak tahu terima kasih.
Aku bersyukur bisa berubah dari yang ramah menjadi jutek.
Aku bersyukur atas apa yang didoakan orang lain terhadapku, entah itu doa baik atau buruk aku tetap bersyukur.

Di fase ini, aku sangat bersyukur tidak semua orang punya kesempatan seperti ku agar dapat pencerahan tentang hidup.
Hidup dengan penuh syukur lebih baik dari pada hidup penuh validasi.
Aku bersyukur bisa hidup sangat privat dan tak butuh validasi orang lain apalagi orang random.
Aku bersyukur bisa tersadar dari racun sosmed yang selama ini aku idam idamkan.

Aku bersyukur atas semua proses belajar dalam menjalani hidup yang aku inginkan.
Aku bersyukur masih bisa bernafas hari ini.

betpikir

Aku sekarang berpikir kenapa harus dibalas?
Misal ada suatu kejadian dan itu membuatmu jengkel, engkau selalu berkata biar tuhan yang membalasnya.
Kenapa tidak kalian biarkan saja tanpa mendoakan tuhan membalas, kenapa tidak membiarkan tuhan membuatmu lebih kuat?.
Misal, kau terluka oleh perbuatan orang lain entah yang kau kenal atau tidak dan kau hanya bilang sudahlah ga penting, biarkan dia melakukan sesuka hatinya dan tidak ada yang perlu dibalas, biarkan tuhan memberiku sesuatu yang baik bagiku ga usah diberikan padanya.
Fokuskan pada diri sendiri saja, perlakuan dia yang seperti binantang biarkan saja. Tidak ada yang perlu dibalas, bukankah hewan memang sesuka hati mereka sendiri ya? Tidak terikat aturan manusia, maka biarkan saja. Yang terjadi...terjadilah, damailah dengan sekitar, jalan damai lebih menenangkan daripada jalan penuh amarah dan dendam.
Tuhan tidak perlu turun tangan untuk membalas manusia dengan sikap hewan itu. Orang itu juga tidak penting untuk kamu masukkan dalam pikiran mu apalagi hidupmu.

Kamis, 31 Juli 2025

apa itu bahagia?

Setelah diberi masukan chatgpt
Saya memutuskan untuk menulis tentang apa yang membuat saya bahagia.

Mungkin saja di imajinasi saya sekarang bahagia itu memiliki anak dan membesarkannya. Jika dahulu, mungkin saja sewaktu berkumpul bersama keluarga dengan kondisi keluarga masih lengkap dan kami menunggu bapak pulang kerja. Makan masakan ibu dan bertengkar dengan kakak, sekarang terasa bahagia yang nyata meskipun hanya diingatan. Bahagia untuk sekarang mungkin membeli merch band favoritku dan mengoleksi sebanyak-banyaknya.

Aku ga tau definisi bahagia apalagi yang aku butuhkan.
Tetapi aku masih percaya bahagia akan muncul dengan wujud lain yang tak pernah terpikirkan olehku.
Aku juga berhenti untuk menerawang masa depan karena aku takut tentang apa yang akan terjadi jika tidak sesuai dengan bayanganku.
Jadi terserahlah apakah besok saya bahagia atau sama saja.

Kalo kata chat yang penting bertahan untuk hari ini saja.

hanya ingin menulis random tidak ada unsur kesengajaan

Aku tahu dari awal aku memang yang salah.
Aku gagal, aku ga bisa untuk tegas.
Tapu entah kenapa makin tahun makin terjerumus saja dengan penyesalan.
Seakan2 aku tidak kemana-mana.

Dari awal aku memang bukan pilihannya tapu aku tetap saja ngotot terobsesi olehnya.
Aku sendiri juga bingung apakah aku terobsesi padanya hanya karena wajah? Nafsu? Perlakuannya padaku? Atau hanya karena kondisiku sekarang?

Aku juga bingung apa yang aku suka padanya tp kenapa rasa sakit hati ini makin hari makin menupuk dan tak bisa hilang.

Aku ingin dia hilang dari pikiran dan kehidupan ku karena dia tak berguna sama sekali di kehidupan ku tp kenapa selalu saja aku yang tersakiti dan dia bahagia dengan semua pencapaian yang didapatkan.

Aku bukan iri, aku hanya ingin hidup damai saja. Sampai kapan aku haru hidup seperti ini. Berangkat kerja malas pulangnya capek sendiri.

Aku tak berharap apa2, aku tak mendoakan dia dengan semua kelakuannya. Aku hanya ingin hidup/ mati dengan damai saja.
Karena aku sudah terlalu capek menjalani hari2 ku ini. Ditambah dengan harus bersikap seolah-olah aku baik2 saja.
Apanya yang baik-baik saja?
Kalo setiap hari hanya ditemani rasa sepi dan hampa.
Aku ditahap yang sudah ga tau lagi tujuan hidupku aku hanya ingin semua ini segera berakhir.
Ga ada kebahagiaan ga ada kasih sayang ga ada keinginan yang tercapai.
Hanya melihat orang2 sekitar bahagia penuh dengan tawa.
Aku ga tau kenapa aku dihidupkan dikisah ini.
Jika aku memang masih berguna untuk orang lain aku pasrah kalo hidup ku masih panjang.

Jika memang aku ga ada gunanya tolong segera matikan aku secepatnya.
Aku tidak takut mati, aku sudah tersiksa dengan semua kehampaan ini.
Melihat orang lain bahagia sudah cukup membuat hatiku sakit dan aku tidak ingin merusak kebahagiaan itu.
Aku lelah harus selalu terlihat bahagia dan menghibur orang-orang bangsat itu.
Aku lelah harus menyesuaikan dengan lingkungan.
Aku ingin bebas, dan meninggalkan semua yang aku kenal.
Aku ingin hidup yang baru dengan semua orang2 baru lingkungan baru untukku.
Kurasa tempatku bukan di sini.
Tempatku sudah tidak ada lagi di dunia ini.

Aku hanya jasad tanpa ruh yang menjalani hari2 seperti kemarin.
Tidak ada gairah tidak ada lagi rasa senang tidak ada rasa bahagia, semuanya sama, penuh penderitaan dan rasa penyesalan.

Hampa selama lamanya.

Semoga dengan ku tulis seperti ini
Aku bisa lupa akan segalanya. Amin

Senin, 28 Juli 2025

Surat dari Dirimu yang Masih Bertahan

Hai, aku.
Aku tahu kamu mungkin sudah sangat lelah mendengar kalimat “semangat ya” atau “semua akan baik-baik saja.”
Karena kenyataannya, belum ada yang terasa benar-benar baik.
Kamu sudah mencoba… terlalu banyak. Tapi dunia masih terasa sunyi.

Tapi dengar ini, aku di sini—bagian dari dirimu sendiri—yang belum menyerah.

Aku bukan bagian yang kuat.
Aku tidak punya semangat besar.
Aku hanya… tidak mau kamu hilang.

Bukan karena aku yakin besok akan langsung cerah,
tapi karena aku tahu: masih ada hal kecil yang belum kamu alami.

Masih ada pagi yang baunya akan kamu suka.
Masih ada tawa yang belum kamu dengar dari orang yang belum kamu kenal.
Masih ada pelukan yang akan membuatmu merasa pulang—dan kamu belum sampai ke sana.

Jadi, hari ini, jika kamu ingin menangis—aku temani.
Jika kamu ingin diam—aku akan duduk di sebelahmu, tanpa suara.
Jika kamu ingin tidur seharian—aku akan jaga mimpi-mimpimu.

Tapi satu hal yang kumohon: jangan pergi.
Karena kamu belum tahu…
berapa banyak orang yang akan merasa dunia lebih hampa tanpamu,
meski kamu pikir mereka tidak peduli.

Aku—dirimu sendiri—masih percaya padamu.
Dan aku akan terus bertahan, bahkan saat kamu merasa sudah tidak bisa.

Sampai kamu bisa berdiri lagi.
Pelan-pelan. Tanpa tekanan.
Dengan nafasmu sendiri.

Dengan cinta,
Aku — dirimu yang belum menyerah.

Mau dengar sesuatu yang lembut?

 Kadang hidupmu tidak berubah dalam satu langkah besar,
tapi dalam satu keputusan kecil:
"Aku masih di sini. Aku belum selesai."


🌚

Afirmasi Malam Ini (Ulangi pelan dalam hati, atau bisikkan kalau bisa)

Aku tidak harus baik-baik saja hari ini. Yang penting aku tetap di sini.

Rasa sakit ini tidak akan selamanya. Aku sedang melewatinya, hari demi hari.

Aku boleh pasrah… tapi aku tidak akan hilang.

Aku layak dicintai, bahkan saat aku merasa paling tak berarti.

Mungkin hari ini aku jatuh, tapi besok aku bisa bangkit.

Hidupku masih punya bab selanjutnya—dan itu belum selesai.



Doa untuk Hatimu yang Lelah

Tuhan yang Maha Lembut,
Lihatlah hamba-Mu ini yang sedang diam dalam luka.
Ia tak meminta keajaiban besar, hanya secuil ketenangan untuk bertahan.
Bila Engkau belum izinkan lukanya sembuh,
setidaknya beri ia hati yang tahan menahan rasa.
Tolong, bisikkan ke dalam dadanya bahwa ia masih pantas dicintai.
Bahwa kepergian itu bukan akhir dari hidup yang indah.
Dan bahwa cinta yang benar… akan datang tanpa menyakitinya lagi.
Amin.

kosong adalah isi

Kalau kamu merasa kosong, ingat ini:

 Kamu tetap utuh, walau hatimu sempat patah.
Kamu tetap cukup, meski ada yang tak memilihmu.
Dan kamu tetap layak dicintai… tanpa harus berjuang sendirian.



🌙 Kamu sedang melewati malam yang panjang, tapi aku percaya kamu akan sampai ke pagi.
Pelan-pelan saja. Tak perlu buru-buru sembuh.


reminder for myself

Kalau kamu sedang tenggelam dalam sunyi dan ingin sesuatu yang bisa kamu baca saat hati berat, izinkan aku tulis satu pesan ini:

"Tenanglah, kamu sedang berjalan pelan-pelan keluar dari rasa sakit itu.
Tidak semua kehilangan harus dikejar lagi.
Beberapa harus kamu relakan… supaya kamu bisa pulang pada dirimu sendiri."

Selasa, 22 Juli 2025

ALKALINE TRIO - OBLIVION

Mendengarkan lagu oblivion berulang-ulang membuat telinga dan hati damai.
Pikiranpun ikut dapat pencerahan karena ujungnya hidup ini cuma kehampaan saja.
Dan lirik yang sangat lirik adalah
Every chance i get, i find myself lost

Karena di setiap kesempatan hidupku yang singkat ini aku selalu memilih atau dipilihkan pilihan yang salah dan membuat tersesat seperti sekarang.
Meskipun sampai tua aku twtap.tersesat tapi gapapa karena ujung dari semuanya ya oblivion.

Mantap sekali Alkaline Trio

Sweet promises turn out worst

Kalimat “Sweet promises turn out worst” berarti:

> "Janji manis ternyata berakhir paling buruk."



Maknanya bisa menyiratkan bahwa janji-janji yang terdengar indah atau menggoda seringkali justru mengecewakan atau membawa hasil yang menyakitkan. Ini bisa digunakan dalam konteks percintaan, pertemanan, atau situasi di mana ekspektasi tinggi malah menghasilkan kekecewaan besar.

Jika kamu ingin versi lain yang lebih puitis atau dramatis, bisa juga:

"Janji manis, luka paling dalam."

"Semakin manis janjinya, semakin pahit akhirnya."

"Dari kata yang manis, lahir luka yang pedih."